Minggu, 28 Juni 2020

Pupuk Urin Kelinci Yang Dianggap Cairan Ajaib Ternyata E…

Pupuk Urin Kelinci Yang Dianggap Cairan Ajaib Ternyata E…: Pupuk Urin kelinci itu tidak ada bedanya dengan urin hewan - hewan lainnya. Memang kandungan nitrogennya lebih tinggi, tapi kan produksinya sedikit.

Kamis, 11 Juni 2020

Kelinci dan Manfaatnya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Bismillahirrahmannirrahiim.
Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin.
Assolatuwassalamu’ala asyrofil ambiya iwal mursalin wa’ala alihi washohbihi ajma’in amma ba’du.

Kelinci, apakah kelinci itu? 
Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Kelinci berkembangbiak dengan cara beranak yang disebut vivipar. Secara umum, kelinci terbagi menjadi dua jenis. Pertama, kelinci liar. Kedua, kelinci peliharaan. Yang termasuk dalam kategori kelinci liar adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus). Di Indonesia banyak terdapat kelinci lokal, yakni jenis kelinci jawa (Lepus negricollis) dan kelinci Sumatra (Nesolagus netseherischlgel). Kelinci jawa diperkirakan masih ada di hutan-hutan sekitar wilayah Jawa Barat. Warna bulunya cokelat perunggu kehitaman. Ekornya berwarna jingga dengan ujungnya yang hitam. Berat Kelinci jawa dewasa bisa mencapai 4 kg. Sedangkan Kelinci sumatera, merupakan satu-satunya ras kelinci yang asli Indonesia. Habitatnya adalah hutan di pegunungan Pulau Sumatra. Panjang badannya mencapai 40 cm. Warna bulunya kelabu cokelat kekuningan. Yang termasuk dalam kategori kelinci liar adalah terwelu (Lepus curpaeums) dan kelinci liar (Oryctolagus cuniculus).

Apa saja yang dihasilkan kelinci peliharaan?.
Pada umumnya masyarakat di Indonesia hanya memanfaafkan dagingnya saja yang di ambil. Sebagai salah satu bahan makan. Pada ada yang yang lain dari sekedar daging yang hanya dimanfaatkan selain daging. Antara lain kotoran dan urinenya. Tapi untuk saat ini kita membahas urine dari kelinci dahulu.
Siapa sangka urine dari hewan yang dikenal imut dan sering digunakan untuk hewan hias atau peliharan ini mempunyai manfaat dan kandungan melebihi urine hewan ternak besar lainnya seperti kuda, sapi, kerbau, domba, kambing dan babi. kandungan Nitrogen, Phospor dan Kalium yang terdapat urine kelinci ini dapat membantu mensuplay kebutuhan pupuk NPK yang dibutuhkan oleh tanaman. Hasil penelitian Badan Penelitian Ternak (Balitnak) pada tahun 2005 menjelaskan bahwa urine kelinci memiliki kandungan unsur N, P, K yang paling tinggi (2.72%, 1.1%, dan 0.5%) dibandingkan dengan urine kuda, kerbau, sapi, domba, babi dan ayam.

Berikut tabel Perbandingan unsur hara dari macam-macam ternak.